Sudah Ramadhan ke berapakah kali ini? Kali ke 15? Ke 20? Atau lebih?
Masih statik dan pegun dalam ketidakpastian. Memburu yang tidak pasti sungguh menguji kekuatan dan keimanan. Namun, ganjaran di hadapan, bukan sekadar ilusi & bayangan, tapi lihatlah dan yakinlah seperti ia datang dalam genggaman.
Semoga Ramadhan kali ini bukan sekadar rutin tahunan. Anggaplah ini seperti yang terakhir, supaya amalannya semampu yang mungkin, semangatnya tinggi melangit, dan fokusnya teguh ke hadapan. Bukan sekadar mencari pahala di pinggiran, tapi dengan penuh harapan agar menjadi momentum untuk terus istiqamah dalam pengamalan. InsyaAllah~
وقالت عائشة ـ رضي الله عنها ـ : يا رسول الله إن وافقت ليلة القدر، فما أقول ؟ قال: قولي: اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني
Ertinya : "Berkatalah Aisyah , Wahai Rasulullah, jika aku berkesempatan bertemu Malam Al-Qadar, apakah yang perlu aku katakan (doa) ? Bersabda Nabi : " Sebutlah doa " Ya Allah sesungguhnya dikaulah maha pengampun , dan amat suka memberi ampun, maka berikanlah daku keampunan"
“Jibril datang kepadaku dan berkata, ‘Wahai Muhammad, siapa yang menjumpai bulan Ramadhan, namun setelah bulan itu habis dan ia tidak mendapat ampunan, maka jika mati ia masuk Neraka. Semoga Allah menjauhkannya. Katakan: Amin!. Aku pun mengatakan: Amin! ” (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya)
بسم الله الرحمن الرحيم
"The greatest weakness of most humans Is their hesitancy to tell (show) others, How much they love them While they're alive."
"It’s death whether by killing or by cancer; it’s the same thing,” he said the day after he was chosen Hamas leader in Gaza. “Nothing will change if it’s an Apache (helicopter) or cardiac arrest. But I prefer to be killed by Apache" - Asy Syahid Dr Abdul Aziz Rantissi, My Inspirational DR...
Thursday, September 10, 2009
- Same Event , Different Outcomes -
Ooh~
Seorang ibu menidurkan anak lelaki kesayangannya, Aiman, dengan menceritakan suatu kisah dalam Al-Quran tentang Nabi Sulaiman dengan semut.
(27:17)
"Ya, Man. Itulah yang kena ada pada diri seorang pengikut. Selagi ketua atau pemerintahnya tidak melanggari hukum syara', segala arahannya patut dipatuhi dan ditaati."
(27:18)
"O0h~, semut itu lagaknya seperti seorang ketua ya Bu. Sungguh bertanggungjawab kepada anak buahnya, bagi menyelamatkan diri dan mengelak dr mara bahaya."
"Ya Man. Seorang ketua atau pemerintah perlu prihatin dan bertanggungjawab akan kebajikan anak buahnya. Yang di'bawah' mencerminkan kepemimpinan yang di'atas'."
(27:19)
"O0h~, sungguh mulia hatinya Bu. Walaupun berada di atas dan lebih besar, dia masih mendengar kata2 semut2 yang di bawah tu."
"Ya Man, itulah yang perlu ada pada diri setiap dari kita. Bersyukur dengan setiap nikmat yang diberi walaupun sekecil-kecil nikmat. Dengan melihat kepada mereka yang lebih memerlukan di bawah, kita akan merasa lebih bersyukur akan apa yang Allah telah kurniakan kepada kita."
"Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan dimintai pertanggungjawaban tentang kepemimpinan kamu."
(HR Bukhari & Muslim)
-aku takut akan hisabMU-
p/s : only 10days left...(T_T).. sediyhnya, mari rebut malam2 yang terakhir nie!!
Saturday, September 5, 2009
Di manakah KITA ??
Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah...
Segala pujian hanya layak bagi Allah SWT yang memberikan kita pelbagai rezeki, nikmat dan kemudahan dalam meneruskan kewajiban puasa kita di bulan Ramadhan yang Barakah ini seterusnya masih mampu menjalankan ibadah2 sunat lain dengan penuh kegembiraan dan kemeriahan....
Namun di sebalik kesenangan kita di bulan ini, Ingatkah kita lagi akan nasib saudara2 seIslam dan seAqidah kita di Gaza yang masih xsampai sthn sblmnya selalu diberitakan di mana2 saluran media akan penderitaan mereka disebabkan peperangan dgn Si Zionis Laknatullah? Masih ingatkah kita?
Adakah dengan diamnya berita2 di media, kita merasakan segalanya sudah aman dan selesai di sana? Tidak.. tidak wahai sahabat2 ku yang dikasihi... Sesungguhnya, pada bulan Ramadhan ini lah kita sepatutnya semakin 'ingat dan dekat' untuk merasai keperitan dan kesengsaraan mereka di sana... Kerana, dengan 'madrasah tarbiyyah Ramadhan' inilah sepatutnya kita mahu membina jiwa2 yang semakin dekat pada Allah SWT dan kasihkan saudara2 kita...
InsyaAllah, di bawah disertakan video pengalaman yang sungguh menyentuh hati ini tentang peperangan di medan Gaza ... Jzkk akh Firdaus Rahim atas video yang cukup menyedarkan ini...
Tugas kita tidak terhenti setakat memboikot, tidak setakat membara utk ber'DEMO' ketika ada isu. Banyak lagi yang perlu kita lakukan demi saudara2 kita di sana... Bagaimana dengan solat malam kita? Doa untuk mereka? Bantuan kemanusian dan seterus2nya... Kita sepatutnya sentiasa berfikir, "Apa yang perlu aku lakukan lagi dan lagi untuk mereka?". Apa lagi dan lagi yang boleh dilakukan...
"Mengapa anda masih tersenyum sedangkan kaki anda sudah kudung?", soalan ditanya kepada seorang anak perempuan kecil yang kudung kakinya kerana bom2 Israel...
"Aku tersenyum kerana kakiku telah mendahuluiku ke syurga", jawabnya... Subhanallah~~
(47 : 7)
p/s : Semoga tidak dikaburi mata kita dan dikecilkan skop pemikiran kita terhadap isu yang 'lebih besar' berbanding isu2 sampingan yang di'sensasi'kan.. isu politikus lompat2, SPRM, by-election, arak kepala lembu dan sebagainya... i'A. =)
Wednesday, September 2, 2009
Ramadhan dan Harapan
-Bercakaplah bila perlu, Bersabarlah dengan ujian dan tarbiyyah Ramadhan, dan Bersyukur dengan nikmat pemberian Tuhan - (^_^)
Saturday, August 29, 2009
Nilai Syahadah MU...
Bukan sekadar sebaris perkataan yang dilafazkan, tapi 'amanah berat' dan 'peranan besar' dari lafaz itu sekaligus meresap dalam jiwanya.
"Aku sedang berpuasa".
Bagaimana dengan kita?
Tapi, kita masih ada satu 'turning point' yakni dari - tidak memahami - kepada - memahami -.
Jazakallah akh. You really 'give' me something each day I met you.
>La haula wala quwwata illa billah<
Tuesday, August 25, 2009
"Are You Muslim Already?"
"Oh, yea", answered by me spontaneously.
"Really!? Alhamdulillah, Allahuakbar, Allahuakbar", praised him to Allah SWT.
Alhamdulillah, I'm already a Muslim right now.
Peristiwa yang berlaku Maghrib smlm di Warsaw Mosque sewaktu aku hendak "Iftar" buat kali pertama di bumi Poland sungguh meninggalkan kesan yang mendalam kepadaku.
Sepanjang aku berbuka puasa smlm, aku hanya terfikirkan akan soalan yang sungguh 'unexpected' dan sangat2 'unpredictable' tersebut.
Sememangnye, Aku telah berada di dalam masjid tersebut,
dan aku sudah memakai "baju Melayu" untuk bersolat dan berbuka puasa bersama di situ.
Soalan yang mustahil akan ditanya sekiranya aku berada di mana2 masjid di Malaysia... Subhanallah, indah sungguh tarbiyyahMu...
Adakah dengan hanya keberadaan Ku di dalam masjid dan memakai "baju Melayu" menandakan aku sudah selesai sbg Muslim?
Is it the Question really for me? Althou i know maybe Ibrahim mismatch me with my another China's friends, Hwang that will be converted to Muslim (or already converted, not sure).
But even if he mistook me yesterday, still the question is likely 'hunted' me for my concrete answered.
Am I doing everything as a Muslim as I declared?
OR Am I just 'cheating' myself by declaring that?
Back to basic 'saif'....
Where I come from?
For What I was created?
Where I'm going to?
So should I just stand there without proving that I'm Muslim?
51:56 , 12:108 , 2:30
There's a lot more to do...
A lot more to sacrifice...
A lot more to think and to take action...
Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah...
"Setiap yang berlaku pasti ada hikmahnya".
Kata2 hikmah yang acapkali digunapakai ketika suatu musibah menimpa diri.
Namun, dlm suasana yang aman damai, gelak ketawa, dan bergembira, mungkinkah ia akan diingati?? Kerana kita tidak merasekan semua itu dari Allah SWT yakni kegembiraan, keseronokan dan kesedihan yang menimpa diri...
Astaghfirullah... Ampunkan hambaMu yang Lemah lagi Hina ini Ya Allah...
Dan yang pasti peristiwa semalam merupakan proses muhasabah diri terbaik bagiku,
untuk memulakan Ramadhan AlMubarak, bulan Tarbiyyah dari Mu ini Ya Allah...
“ TIDAK AKAN KAMU BERPERASAAN GUNDAH JIKA KAMU TAHU APA YANG KAMU CARI DALAM HIDUPMU”—Saidina Umar al-Khatab.
Sunday, August 23, 2009
Alhamdulillah... Hidup ini adalah Janji Mu...
Alhamdulillah... pertama kali berjaya melepasi kaunter pemeriksaan kastam kat Poland ni kurang dari 5 minit... althou still ade calling2 yang dibuat... xtau la pada siapa all the calls are directed to...
Alhamdulillah... poland is still not cold yet rite now... dalam lingkungan 20 Celcius.. so xperlu lagi nak pakai any jacket but when the wind is blowing~ good for u to have one...
Alhamdulillah... cuaca yang mendung, xpanas dan baru lepas hujan di pagi hari sangat menyegarkan, so puasa should be continued... hopefully hari2 seterusnye adalah sepertinya...
*Fajr : 3.18am and *maghrib : 7.44pm (just 16hours) ^_^
Alhamdulillah, kluar2 arrival door, trus ade pemandu cab dtg...
#"Wilanowska"...
@"ok just 50zl"... hurm, malesnye nak argue dgn badan yang penat, so just take it....
Dalam cab, terfikir nak tanye satu benda yang banyak org kat msia ni tanye...
#"Do you know about swine flu in Poland?"...
@"Swine flu??"... alamak xpaham lak..
#"erm swine flu is Swinska Grypa (in polish)"
@"ooooo, yes quite a lot.. already 500++ cases in Poland and there are 300 patients at Warsaw Hospital rite now"
owh... ingatkan 2 kes je kat Poland... xupdate btol...
#"how many death cases already?"
@"3 - 4 cases"
owh ok... from the whole population in Poland, so better sangat la dr Msia...
Poland with 40million population, hv 4 death cases...
UK with 60million population, hv 59 death cases...
Malaysia with 23million population, hv 68 death cases already... banyak beza tu... dengan jumlah penduduk yang ada...
Alhamdulillah... slamat tiba di umah... 25hb 8 ni, adik2 ke Krakow akan smp di Poland... dan adik2 ke Warsaw around 25hb 9 nnt... Ahlan wa Sahlan... Gunakan mase yang masih berbaki ini dengan sebaiknya... (anything to ask, dont be shy2 keyh) =)
Imam Bukhari telah meriwayatkan drpd Abdullah bin Abbas, sabda Rasulullah SAW :
"Terdapat dua nikmat di mana kebanyakan manusia menderita kerugian di dalamnya
iaitu nikmat kesihatan dan masa lapang.”
Alhamdulillah... Praise be to Allah, the most Merciful, the most Kind... Aturan hidup ini segala2 dlm pengetahuan Mu Ya Allah...
Khutbah Jumaat: Ramadhan Menamatkan Perhambaan Diri
Sidang Jumaat yang dirahmati Allah.
Malam ini kita akan menerima kunjungan bulan Ramadhan yang dinanti-nanti. Bulan yang menyediakan segala kebaikan, dilimpahi dengan segala kemuliaan, dihiasi dengan segala ketaatan, bulan manusia membangunkan diri mereka demi mengejar nilai TAQWA, sebagaimana yang dipesankan saban minggu di atas mimbar Jumaat ini.
Firman Allah SWT di dalam surah Al-Baqarah, ayat 183:
"Wahai orang-orang yang beriman, puasa telah diwajibkan ke atas dirimu, sebagaimana ia telah diwajibkan ke atas umat sebelum kamu, mudah-mudahan dengan puasa itu kamu bertaqwa"
Namun tidak semua manusia dengan mudah, dapat memahami apa yang dikehendaki oleh Allah melalui ibadah ini.
Sejarah mencatat, pada tahun 1961 umat Islam digemparkan apabila Presiden Tunisia pertama, Habib Bourguiba, telah mengeluarkan perintah melarang rakyatnya, terutama dari kalangan kakitangan awam daripada berpuasa di bulan Ramadhan. Untuk menunjukkan tahap keseriusan beliau dengan perintah ini, Habib Bourguiba telah muncul bersama anggota kabinetnya secara langsung di televisyen pada tengah hari Ramadhan dan mereka makan beramai-ramai dengan mesej, "kami memaksudkan apa yang kami kata!"
Alasan Habib Bourguiba menghalang puasa di bulan Ramadhan itu ialah, puasa mengurangkan produktiviti negara!
Apa pendirian kita?
Apakah kita bercita-cita untuk melihat ada pemimpin negara ini yang menjejaki polisi Habib Bourguiba? Naudhubillah min Dzaalik!
Kita mungkin marah dengan Habib Bourguiba. Pandangannya itu amat bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah Rasulullah s.a.w. Malah ia menyalahi seluruh catatan sejarah umat Islam. Apakah Habib Bourguiba tidak tahu, bahawa di bulan puasa itulah, umat Islam mencapai kemenangan di dalam Perang Badar? Kota Mekah dibebaskan di bulan Ramadhan. Ketibaan Islam di Andalus dan mengasaskan pemerintahan Islam 700 tahun, berlaku di bulan Ramadhan. Peperangan Ain Jalut yang menumpaskan pengganas Tatar berlaku di bulan Ramadhan. Pembebasan bumi Palestin oleh Salahuddin al-Ayyubi juga berlaku di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan adalah bulan yang hebat bagi umat Islam.
Apakah Habib Bourguiba buta sejarah?
Beliau mungkin buta sejarah. Beliau juga mungkin tidak buta sejarah. Namun apa yang penting ialah, ia adalah SEJARAH. Ia buat semasa. Ia bukan kita. Ia adalah sejarah.
Bagaimana pula dengan apa yang ada di depan mata?
Lupakan seketika Tunisia. Lihat sahaja budaya kita di Malaysia. Apakah kita hebat di bulan Ramadhan? Apakah kita produktif di bulan Ramadhan? Di bulan Ramadhan, mesyuarat sangat sukar untuk dijayakan kerana semua orang kebuntuan idea, menguap dan tumpul kepala di dalamnya. Di bulan Ramadhan, kita tangguhkan projek-projek penting ke lepas raya. Jika di bulan lain kita habis bekerja pada jam 5 petang, di bulan Ramadhan kita tinggalkan pejabat jam 4 petang. Semuanya gara-gara Bazar Ramadhan.
Tidakkah semua itu mengiyakan apa yang didakwa oleh Habib Bourguiba? Tidakkah semua itu petanda bahawa kita memang tidak produktif di bulan Ramadhan? Tepuk dada, tanyalah iman masing-masing.
Namun, silapnya Habib Bourguiba itu adalah pada kedunguannya menyalahkan puasa dan Islam. Suatu pemikiran yang cacat.
Jika anda melihat sebuah kereta Mercedez terbengkalai di tepi jalan kerana terlanggar tiang lampu, apakah anda akan menyalahkan syarikat Mercedez dan teknologinya? Mustahil. Tiada siapa yang akan menyalahkan Mercedez. Sebaliknya kita akan tunding kesalahan itu kepada pemandunya. Setelah diberi Mercedez, masih boleh melanggar tiang lampu. Tetapi bagaimana pula dengan Islam dan Muslim? Mengapakah kelemahan umat Islam, kecacatan umat Islam, justeru Islam yang dipersalahkan?
Bacaan lanjut di sini : saifulislam.comFriday, August 21, 2009
RaMaDHaN KaReem....
Fasting is prescribed to you to those before you,
That you may learn self-restrain"
(Quran 2: 183)
Ramadan is upon us,
Are you prepared for it O the believers?
It will come sooner,
No matter where you are stated and stranded,
Or what you are looked alike,
Of course nothing will change unless you are willingly to change them,
with your "Heart & Soul"...
"...Verily never will Allah change the condition of a people, until they change it themselves (with their own souls)...",
(Quran 13:11)
Do you realise O the believers,
This "Ummah month" isn't come to you "annually" for nothing,
This holiest month,
Come to us as a part of our precious moments,
It's the best time...,
To seek the forgiveness and mercy of Allah,
To reap great spiritual rewards for acts of devotion,
To empathise with those less fortunate than ourselves,
And a lot lot more to seek and to search for...
And everything depends on You O Believers!
Whether WE want to grab these opportunities,
Or just let them flying away without any "hesitation" and "tension"...
O My Truly Faithful Friends!!
Let's WE work out together,
Turn aside from worldly distractions,
Prevent the blessed month from merely passing us by,
Because, WE are waiting and Ramadhan is coming...
Here WE Go...
"Ramadhan Kareem, Allahu Akram!!!"
- one 'kalimah"with, one "understanding" of it, and one "work" for it... make us together.... -
(^_^)
Friday, July 31, 2009
Fastaqim Kama Umirta~~~
Rukood al-maa’ yufsiduhu, firaagh asy-syaab yaqtuluhu
“Air yang bertakung tidak mengalir akan dirosakkan oleh statiknya itu, pemuda yang banyak masa lapang (tidak dinamik) akan dibunuh oleh masa lapangnya itu” - Pepatah Arab
Seketika dahulu, selepas SPM hingga selesai membuat persediaan ke overc, aku sentiasa merasakan masa itu terlalu banyak dan lama, sehingga xtahu ape yang nak perlu dibuat....Buka internet sudah, main futsal sudah, makan malam ramai2 sudah, jalan2 around shah alam pun sudah, usrah mingguan yang ade pun sudah... ape lagi yg miss ni??!! Rase mcm2 dah buat... Tapi still rase ade yang kosong.... Rase xpuas jugak... Bosan... Ini je ke yg boleh dibuat???
Then, the time flies~~.... after one year in Poland, I realized something that I hadn't imagined before.... I knew something... I cannot be the same person as before... I should change.... Dahulu aku cuma 'tahu', namun, kini aku baru ter'sedar'... Aku ade tanggungjawab yang perlu digalas... Aku tahu sblm ini, tapi ade xsedar mengapa aku perlu membuatnya... Aku tahu, untuk menggalasnya, aku perlu berubah... "Berubah untuk mengubah"...
Yup... Bukan mudah untuk berubah, apatah lagi untuk mengubah...
Mungkin kate2 orang2 yg berpengaruh di dunia pada masa ini boleh dijadikan iktibar... Mereka mungkin bukanlah orang yg memahami Islam itu, tapi ada kate2 dan idea mereka yang boleh diambil sbg tauladan kita bersama... Tapis dan pandanglah dr sisi Islam...
Perubahan perlu bermula dr bawah... "From bottom up not from top down"... Berubahnye seorang individu, yang kemudiannya mengubah keluarga , masyarakat dan seterusnya negaranya.... Cita2 yang diimpikan sungguh besar, jadi pengorbanan yang diperlukan harus setimpal... Destinasi yang ingin dituju itu sudah pasti, usaha ke arah itu perlu difokuskan...
Ke Mana Kita Tujui...
Pabila telah tahu destinasinya, bergeraklah.... dari situ, baru kutahu ape yang perlu aku lakukan lagi dan lagi... seakan2 tiada penghujungnya.... Aku masih dlm fasa membaiki diri. Jalan ini masih pjg dan berliku2. Semoga jln yg ku pilih ini seiring dan selari dgn junjungan besar kita, Nabi Muhammad s.a.w. Doakan aku supaya kekal istiqamah di atas jln yg kupilih ini. Fastaqim Kama Umirta. Ameen~