"The greatest weakness of most humans
Is their hesitancy to tell (show) others,
How much they love them
While they're alive."
================================================================
"It’s death whether by killing or by cancer; it’s the same thing,” he said the day after he was chosen Hamas leader in Gaza. “Nothing will change if it’s an Apache (helicopter) or cardiac arrest. But I prefer to be killed by Apache" - Asy Syahid Dr Abdul Aziz Rantissi, My Inspirational DR...
apa beza sejarah buku teks sekolah dengan"ini sejarah kita"?
sangat2 banyak bezanye =) .... nak tahu? Jom2... kita singgah sebentar di teratak Ciszewska 15....
insyaAllah, kita cube melihat bagaimana sejarah yang merubah dunia, menguasai pemikiran dan cara fikir, melahirkan insan2 agung dalam peradaban serta sunnatullah hidup kita di dunia dan banyak lg2!
A 37 year-old man suspected of carrying the H1N1 virus died of pneumonia in Gdańsk on Friday becoming the country's first swine flu fatality.
So far in Poland this year, there have been 234 cases of H1N1 Flu. Prime Minister Donald Tusk last week decided that Poland would not buy swine flu vaccines until they are proven to be safe and without side effects.
Sungguh menarik dan menerujakan berita PolandKini pada pagi ini... Bukan ape, berita ini semacam sudah kedengaran 4 bulan yang lepas di bumi Malaysia semasa aku pulang bercuti untuk 'summer break'... atau di negara2 yg lain... mungkin sudah senyap pun di Malaysia...
Jadi, warga Polen yang dikasihi... Berhati2... Wabak itu baru mahu menjadi2 di cni... Nauzubillahi min zalik... So, jangan lupe amik "Vaksin Percuma" from Medical University of Warsaw whether u get the symptoms or not.... Because it's for free.... [sudah dijumpai ek vaksin nye?? xupdated sungguh! Alhamdulillah...]
Maksudnya : Dan Kami turunkan dari Al-Quran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, sedangkan bagi orang-orang zalim (Al-Quran) itu hanya akan menambah kerugian. (Al-Isra', 17 : 82)
Rasulullah s.a.w. bersabda, "Setiap penyakit ada ubat penawarnya dan apabila suatu ubat itu sesuai dengan jenis penyakitnya, maka penyakit itu akan sembuh dengan izin Allah." - maksud hadis riwayat Muslim -
Sekian dari PolandKini dot com... =)
p/s : InsyaAllah mari perbanyakkan doa dan membaca quran... Pada yang sedang demam, batuk dan selsema... SyafakAllah (^_^)...
Banyak sangat2 yang dipelajari minggu2 awal nie... Bukan sekadar physiology, biochemistry, cytophysiology dan subjek2 medical student 2nd year yang sememangnya sudah cukup menguji kekuatan mental, tapi jugak dr adik2 ku yang pelbagai ragamnya... Ada yang pendiam, ada yang periang bahkan ade juga yang penyayang (^_^).. MasyaAllah... Aku telah dikurniakan dengan mereka2 yang cerdas2 belaka ini Ya Allah...
Jadi sudah pasti tanggungjawab itu berat...Yer, Sangat berat!!... Tidak mampu diungkapkan di sini sbg luahan, tp cukuplah membayangkan betapa ruginya dakwah dan tarbiyyah dan betapa sedihnya hati2 ini jika mereka2 ini dibiarkan terlepas begitu shj... Cukuplah utk gambaran adik2 ku yang sangat2 menakjubkan ini...
Mereka itulah logam... Logam2 yang dicari... kemudian, dibentuk dan seterusnya digerakkan untuk Islam....
Cukup kisah adik2 ku yang telah dirindui walaupun berpisah seketika... Aku sangat tertarik dengan pengalaman adikku yang menceritakan ttg budaya di Poland ni... Yer... Benar skali... Hidup di perantauan, di negara orang pastinya berbeza dengan hidup di Malaysia... Jangan dibayangkan segalanya indah.... kadang2 perkara yang kita x sangka di msia, itulah yang akan kita alami...
Secara peribadi, aku sendiri telah berkali-kali di ajak ke PUB and BAR oleh classmates ku, bukanlah hanya dr yang non-muslim, tapi turut dr yg muslim lagi (my saudi arabia's friends)... Ya ketika itu aku baru sebulan dua hidup di bumi baru ini... Masih mencari kekuatan dan kesesuaian jiwa ini... Namun yakinlah.. teruslah berkata pada mereka, anda tidak minum dan se'social' spt itu... Ya, mungkin mereka tidak tahu, akan Islam itu dan "prinsip" kita... insyaAllah kitalah yg wajib dan bertanggungjawab untuk memberi tahu... insyaAllah, doakanlah mereka akan paham dan turut diberi hidayahnya...
Oh,prinsip!!... Yes, ini juga sgt2 penting dalam hidup di perantauan... Jangan gadaikan prinsip yang telah dipegang dan dibentuk ini hanya kerana suasana kita yg berbeza... tapi sesuaikan mengikut waqi' itu tanpa menggadaikannya... Manusia yang lemah prinsipnya adalah yang lemah wibawanya... Jadi, mari teruskan mujahadah yang panjang dan perlukan kesabaran ini... insyaAllah... semoga Allah mudahkan urusan2 yang seterusnya...
oh, cukup... masa untuk belajar.... wallahu'alam.. =)
- Ya Allah satukan hati-hati ini kerana mengasihiMU -
Sering terasa, Diri ini bukan sesiapa, Tak dapat diluahkan semuanya, Namun perasaan seperti itu ada,
Sukar sekali untuk diungkapkannya, Sangat bersalah rasanya pada mereka, Yang terus memberi semangat, Memberi tunjuk ajar, Menunjukkan amalinya, Dengan tertib dan penuh hemah , Tanpa jemu dan malu, Memberi dengan penuh kasih sayang dan harapan, Jika masih keras hati ini, Masih samar dan kabur di hadapan, Alangkah sedihnya mereka, bukan? Di mana kesinambungannya? Di mana terasa ikatannya? Di mana hati2 yang telah dihidupkan?
Ya Allah, jangan Engkau keraskan hati2 ini, Lembutkan lah ia untuk mudah merasai segala nikmat kasih dan sayangMU, agar mampu untuk merealisasikan harapan yang menggunung di hadapan, dengan penuh yakin dan istiqamah melangkah, untuk mengejar syurgaMU di sana... ameen~
Orang yang hidup untuk dirinya sendiri akan hidup seperti orang yang kerdil dan mati sebagai seorang yang kerdil. Tetapi orang yang hidup bagi orang lain akan hidup sebagi orang yang 'besar' dan mati sebagai orang yang besar juga...
- jadikan hati ini hidup kerana mengasihimu Ya Allah - - yang masih mencari & menanti -
Beberapa kata-kata dari sahabat2 di sini, insyaAllah yang memberi kekuatan bagi diri untuk terus bersemangat meneruskan amal ini...
"I dont care about money, I care about ikhwah" - Bro Abobacr, Bilal of Warsaw Mosque, who will go to Marseille, France this evening. Bon Voyage! =)
"How are u today, my brother", I asked. "Alhamdulillah. Nothing to complain about. Everything comes from HIM, & I should accept whatever HE decides for me."- Ahmad, a young, talented Polish teenager, who will fly off to Al-Azhar, Egypt this Wednesday. Alhamdulillah3x! =)
"Just behave! Show a good behaviour of Muslim. That's enough if u cant do anything more. Dont be 'fitnah' to Islam." - Abu Illah, officer, Embassy of Saudi Arabia.
Terlalu berkira kah? Terlalu cepat mengeluh kah? Atau terasa sudah baik diri ini?
Perlu cepat2 muhasabah diri... Semoga Allah beri kekuatan dan bertambahnya iman dalam segala amalan yang diniatkan.. ameen!
Barangsiapa yang gembira kerana kebaikan dan sedih kerana kejahatan yang diperbuatnya, maka dia adalah seorang mukmin.“ - Hadith.
- Telah bekulah daya juang di hati manusia itu, Mereka leka mengejari kekayaan dan kehidupan yang rutin, Kealpaan orang-orang yang baik dan semangat orang-orang yang konfius, Hampir-hampir menggoncangkan semangat juangku. - Al-Amiri
Kepada sahabiah DaPo dan pembaca2 yang budiman... resepi kejayaan mereka... Hadith ke 9 dr Hadith Arba'in An-Nawawiyah
Dari Abu Hurairah Abdurrahman bin Shakhr ra. berkata, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Apa yang aku larang kepada kalian, maka tinggalkanlah dan apa yang aku perintahkan kepada kalian, maka lakukanlah sesuai kemampuan kalian. Sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kalian adalah banyaknya pertanyaan dan perselisihan mereka terhadap nabi-nabi mereka."
Dan orang-orang yang terdahulu yang mula-mula (berhijrah dan memberi bantuan) dari orang-orang "Muhajirin" dan "Ansar" dan orang-orang yang menurut (jejak langkah) mereka dengan kebaikan (iman dan taat), Allah reda akan mereka dan mereka pula reda akan Dia, serta Dia menyediakan untuk mereka Syurga-syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya; itulah kemenangan yang besar. (9: 100)
Mereka, golongan "as-sabiquna al-awwalun", Muhajirin & Ansar yang sangat taat dan patuh kepada segala perintah dan larangan Rasulullah SAW hingga kan telah membawa mereka ke puncak kejayaan dan kemenangan yang sebenarnya. Mereka lah yang telah terjamin, sebaik-baik tempat kembali, yakni Syurga yang Hak dan Benar.
Dan juga Orang-Orang Yang Menurut Jejak Langkah Mereka.... Yang turut dijamin, untuk mendapat hak yang sama... Jadi, adakah kita mahu dan terpilih menjadi "Insan-insan" tersebut?? Ya, PASTI kita mahu bukan... Hanya yang kurang warasnya sahaja tidak mahu SYURGA yang DIJAMIN di sana. Soalnya, bagaimanakah hendak mengikut jejak langkah mereka itu?? Bersenang lenang begitu saja kah?? Tanpa perlu mengeluarkan apa-apa, tenaga, masa, wang zloty@euro, harta bahkan NYAWA dan KELUARGA?
Adakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga padahal belum datang kepadamu (cobaan) seperti (yang dialami) orang-orang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan dan diguncang (dengan berbagai cubaan), sehingga rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Kapankah datang pertolongan Allah?". Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.
Tidak, tidak mudah seperti yang disangka. Bukan semuanya INDAH sama sekali. Mungkin yang Indah itu hanya mimpi di tengah hari. Mereka itu dijamin setelah segala PENGORBANAN yang telah mereka lakukan demi menyebarkan seruan ini. Kerja mereka tidak mengenal masa dan keadaan mereka. Sehinggalah mereka tahu, mereka akan kembali kepada Al-Khaliq yang menjadikan mereka tidak sia-sia, untuk melunaskan kesukaran di SINI demi kesenangan di SANA...
Adakah masih mahu bersama "Insan-Insan" tersebut ? Relakan iman dan taqwa di hati yang menjawab setelah Ayat-Ayat CintaNYA sampai di corong-corong telinga dan pandangan tajam mata...
Mungkin mudah untuk menulis, tapi bukan mudah untuk menanggungnya kelak... Semoga Allah berikan kekuatan kepada kita semua dalam mengharungi cebisan hidup di tanah yang sementara ini.
Pernah dengar cerita sejarah berdiri? Pasti pernah bukan.
Kalau tak pernah tahu, boleh la baca di media2 elektronik kini atau mmg tak minat nak ambil tahu, alhamdulillah tak mengapalah. Diri ini bukan hendak mengomen panjang berkenaan "Sejadah Berdiri" (SB) tersebut, cuma hendak melontarkan apa yang terlintas di kepala selepas membaca beberapa artikel dan respon dari "orang2 hebat" di luar sane. Barangkali sekadar celoteh di pagi hari di sini, melihat tanah air tecinta penuh dengan sensasi.
Pertama kali membaca mengenai kisah sejadah ini berdiri selama 8jam, rasa tertarik hati yang lemah ini untuk melihatnya. Namun, setelah beberapa gambaran dipaparkan, rasa tercuit pula hati ini. Subhanallah, tidak sekali-kali mahu mengecilkan "keajaiban" seperti yang disangkakan sedang berlaku, namun, mungkin tak perlu rasanya berita ini dihebah-hebahkan sebegitu rupa. Ya, Hidayah dari Allah mungkin datang dari pelbagai cara.
Anda mampu membuatnya??
Ya, mungkin juga kisah "SB" ini boleh memberi impak positif pada orang ramai, berduyun-duyun pergi ke masjid atau surau terbabit untuk melihat sendiri, bagaimana berdirinya sejadah tersebut, sehingga penuh solat fardu pada beberapa selang waktu, namun sejauh manakah impak ni akan berterusan? Pergi ke surau/masjid kerana berdirinya sejadah tersebut di situ, namun bagaimana pula amalan hari2 seterusnya? Adakah memerlukan keajaiban seperti itu untuk terus ke masjid seperti mana kaum-kaum terdahulu yang memerlukan keajaiban demi keajaiban dari TuhanNya untuk beriman? Kisah Nabi Isa dan pengikut2nya ketika diminta turunnya "hidangan dari langit" (5:114) harus dijadikan teladan bagi kita kerana Allah SWT mampu sahaja menunjukkan segala keajaiban tersebut kepada kita namun, jika dengan itu, kita masih ingkar dan alpa, apa lagi ada pada kita?
Allah berfirman, "Sungguh, aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, tetapi barang siapa kafir di antaramu setelah (turun hidangan) itu, maka sungguh, Aku akan mengazabnya dengan azab yang tidak pernah aku timpakan kepada seorang pun di antara umat manusia (seluruh alam)." (5:115)
Namun, gambaran ini juga menunjukkan bahawa umat Islam memang mudah terpengaruh dengan perkara-perkara pelik ini. Kondisi yang mana mudah untuk menyebabkan kita lari dari fokus utama kita, atau lebih paling berat ialah terpesongnya aqidah sesudah itu, naudzubillahi minzalik. Ya, Sensitiviti dan Prioritinya tidak kena pada tempatnya. Adakah Islam memerlukan kepelikan seperti ini untuk menunjukkan kebenarannya? Cukuplah Al-Quran tersebut menjadi ke'ajaib'an bagi kita semua untuk terus membaca dan memahamikannya.
Semoga Allah memelihara hati kita untuk terus fokus melaksanakan tuntutannya dan terpelihara dari terpengaruh dengan perkara-perkara yang menjauhkan diri dari mengEsakanNya lantaran kenipisan iman dan ilmu kita. ameen.
Dari Abu Hurairah ra. berkata, Rasulullah SAW telah bersabda ;
Di antara (ciri) baiknya keislaman seseorang adalah ia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya." (Hadith Hasan diriwayatkan Tirmidzi dan lainnya)
Perlunya bagi kita berfikir dan menentukan aktiviti-aktiviti kita seharian. Untuk membezakan aktiviti yang prioriti dan bermanfaat bagi kita dengan yang hanya untuk mengisi masa lapang semata-mata. Banyak perkara yang kita lakukan, sekiranya tidak dilakukan adalah mungkin lebih baik bagi kita.
Hadith di atas menekankan betapa pentingnya bagi kita "FOKUS" dalam kehidupan seharian kita, "BIJAK" menentukan kepentingan dan manfaat bagi kehidupan kita dan juga "BERANI"untuk mengatakan -TiDaK- untuk meninggalkan perkara yang tidak memberi manfaat kepada kita sedangkan kita mempunyai tugasan yang lebih penting untuk dilaksanakan. Ini juga merupakan salah satu ciri kesempurnaan seseorang Muslim itu.
"Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa, Maha Pengampun (67 : 2)
Antara penekanan yang lain ialah kita perlu juga melihat akibat sesuatu perkara yang kita lakukan itu bukan hanya bagi diri kita sahaja, malah natijahnya juga kepada keluarga dan masyarakat di sekitar kita. Mungkin bagi kita, perkara itu hanya "small matter", tetapi kesannya kepada masyarakat adalah jauh lebih besar. Sebagai contoh, kita adalah pemimpin bagi suatu persatuan pelajar, kita mungkin rasa perbuatan keluar ke kelab2 malam, memakai seluar "tak cukup kain", hanya bagi diri kita seorang sahaja, namun "mata-mata di bawah" yang melihat akan merasakan perbuatan itu tidak salah dan normal apatah lagi dilakukan sendiri oleh ketua mereka.
Tidak salahkah kita? Sudahlah tidak dapat manfaatnya kepada orang lain, kemudian membawa contoh negatif dan mudarat pula kepada orang sekeliling kita...
Kita juga semakin hari didesak dengan teknologi yang terus menggila. Tengok sahaja ke"Fanatik"an kita kepada kehidupan maya di "Facebook", yang sebelum ini ialah "Friendster, My Space" & sebagainya. Terdapat pelbagai permainan, kuiz, aktiviti, yang dihitung tak habis-habis bagi kita untuk menyelesaikannya. Ada juga bermacam jemputan lain lagi seperti ke kelab malam, ke Panggung Wayang, menonton hingga ke tengah malam dan seterusnya yang wajar kita tapis dan fikirkan. Mungkin kita perlu menekan butang "Pause" seketika dan semak kembali, bermanfaatkah masa berFacebooking, berclubbing, berwayangan itu kepada kita berbanding masa yang boleh kita peruntukkan untuk membaca dan sebagainya. Ya, tekanlah butang "Pause" dan muhasabah aktiviti kita sehari-hari seketika. Cukup bagi kita untuk mengetahui, bermanfaat atau tidak semua itu bagi kita. InsyaAllah.
Dari Abu Hurairah ra menjelaskan bahwa ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW ;
"Berilah nasihat kepadaku." Nabi SAW bersabda, "Jangan Marah." Beliau mengulangi beberapa kali dan baginda bersabda, "Jangan Marah." (HR Bukhari)
Semoga Allah melimpahkan petunjuk dan rahmatNya kepada kita dalam melaksanakan amal-amal di dunia yang sementara ini. Supaya kita menjadi hamba yang bersyukur atas nikmatNya yang sementara ini.
"Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya kita mengetahui."
Pabila ku lihat dia, Ku tahu, aku harus bersyukur, Aku masih mampu terus belajar, Meneruskan kehidupan di sini seperti biasa, Tidak perlu membebankan hidup, Untuk bekerja, mencari sekelumit wang, Semata mencari ilmu & pendidikan yang dicita.
Pabila ku lihat dia, Ku tahu, aku masih jauh dari ujianMU, Aku masih mampu tersenyum dan bergelak ketawa, Meneruskan saki baki umur tanpa derita, Tidak perlu lagi bagiku mengerahkan tulang empat kerat ini, Untuk melihat sinar cahaya di hujung sana, Semata mengubah nasib bagi masyarakat yang pasrah segalanya.
Pabila ku lihat dia, Ku tahu, aku perlu bersedia, Bukan sekadar cukup dinamakan sebagai Muslim, Kerana aku pasti, ujian itu akan tiba, Untuk mereka yang mengejar RedhaMU, Agar aku akan terus berada di sini, Hingga ke hujung nafasku yang terakhir...
* aku yang melihat ramai mereka di luar sana yang terus bersemangat walaupun kian diuji dan ditekan demi menegakkan yang haq dan mencegah yang batil. Adakah mampu untuk aku untuk kekal di sini seperti mereka jika diri tidak terus dipertambah dan dibajai? Segalanya adakah dengan hidayah dan kasih sayangMU jua Ya Allah.
* satu kisah yang menyedihkan jua, semasa Relief Mission Cambodia 09, mari kita sama2 berazam utk menyumbangkan bantuan bagi mereka yang sebenarnya hanya memerlukan sedikit perhatian dari kita, namun kita yang sering terlupa... click here --> http://makerolyadoctor.blogspot.com/
Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik ra. menjelaskan bahwa Rasullah SAW bersabda;"Tidak beriman seseorang di antara kalian sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri." (HR Bukhari dan Muslim)
Adakah kita mahu bersama-sama Kapal yg akan belayar membangunkn Islam kembali atau sekadar melihat dr jauh Islam itu bangkit??
Kerana Islam itu pasti akan bangkit suatu hari nanti sama ada kita berada bersama atau tidak....
Be a part of it...
Word Of Allah
Al-Kahfi : 23 - 24
23. Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi,
24. kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini."
Huraian Ayat...
Ada beberapa orang Quraisy bertanya kepada Nabi Muhammad s.a.w. tentang roh, kisah ashhabul kahfi (penghuni gua) dan kisah Dzulqarnain lalu beliau menjawab, datanglah besok pagi kepadaku agar aku ceritakan. Dan beliau tidak mengucapkan Insya Allah (ertinya jika Allah menghendaki). Tapi kiranya sampai besok harinya wahyu terlambat datang untuk menceritakan hal-hal tersebut dan Nabi tidak dapat menjawabnya. Maka turunlah ayat 23-24 di atas, sebagai pelajaran kepada Nabi; Allah mengingatkan pula bilamana Nabi lupa menyebut Insya Allah haruslah segera menyebutkannya kemudian.
Hadith
On the authority of Abu Hurairah, radiyallahu 'anhu, who said : The Messenger of Allah, sallallahu 'alayhi wasallam, said :
"Part of the perfection of someone's Islam is his leaving alone that which does not concern him."
“Air yang bertakung tidak mengalir akan dirosakkan oleh statiknya itu, pemuda yang banyak masa lapang (tidak dinamik) akan dibunuh oleh masa lapangnya itu” - Pepatah Arab
"Aku mencintaimu kerana agama yang ada padamu, jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu." (Imam Nawawi)
Jangan Letakkan Dunia Dalam Hati Kami
Letakkan Ia Di Dalam Genggaman Kami Ya Allah...ameen...
"I am a traveler seeking the truth, a human searching for the meaning of humanity and a citizen seeking dignity, freedom, stability and welfare under the shade of Islam. I am a free man who is aware of the purpose of his existence and who proclaims: “Truly, my prayer and my sacrifice, my living and my dying are all for Allah, the Lord of the worlds; no partner has He. This, am I commanded and I am of those who submit to His Will.” This is who I am. Who are you?"
(Hassan al-Banna)
InsyaAllah..~~